Pakaian pria Arab Saudi dikenal karena keanggunannya, desainnya yang sederhana, dan budayanya yang kaya. Meskipun kemajuan global terjadi di bidang teknologi dan mode, mode busana pria Arab Saudi masih tetap sederhana dan bersahaja.
Dalam artikel ini, kita akan melihat lebih dekat mode pria Arab Saudi, karakteristik uniknya, dan bagaimana gaya ini menginspirasi pria masa kini.
1. Apa mode busana pria Arab Saudi?
Pakaian pria Arab Saudi mengacu pada pakaian tradisional yang dikenakan oleh pria di negara tersebut dan sebagian besar dipengaruhi oleh iklim gurun dan tradisi Islam, yang menekankan jilbab. Pakaian ini biasanya terbuat dari kain ringan dan longgar untuk membuat Anda tetap nyaman saat cuaca panas.
Salah satu pakaian tradisional pria Arab Saudi adalah thobe atau dishdasha, kemeja panjang dan longgar yang dikenakan dalam kehidupan sehari-hari dan saat bekerja.
Pakaian pria Arab Saudi biasanya dipadukan dengan aksesoris seperti jubah serta ghutra atau sorban, dan aghal digunakan untuk mengikat kain.
Meskipun akar mode ini sangat kuat, banyak pria Saudi juga memasukkan unsur-unsur modern untuk menciptakan penampilan yang lebih rapi.
2. Ciri khas pakaian pria Arab Saudi
2.1. Thobe atau Dishdasha: Pakaian yang wajib dimiliki pria Arab Saudi
Salah satu pakaian yang paling disukai pria Arab Saudi adalah thobe atau dishdasha. Pakaian ini adalah pakaian longgar yang terbuat dari kain ringan seperti katun atau wol, yang dirancang untuk kenyamanan di udara gurun yang panas. Jubah biasanya berwarna putih atau abu-abu, meskipun beberapa pria memilih warna lain seperti hitam atau biru untuk acara-acara khusus atau formal.
Desain mantel ini cukup sederhana namun bergaya, dan potongannya yang lurus dan lebar memberikan kebebasan bergerak. Model ini menarik banyak perhatian karena kepraktisannya dan kemampuannya mendinginkan tubuh. Meskipun desainnya sederhana, tampilan yang bergaya dan canggih telah tercapai dengan penggunaan bahan berkualitas dan dekorasi tambahan.
2.2 Ghutra dan Agal: Bahan terpisah
Selain jubah, aksesori penting dalam pakaian pria Arab Saudi adalah sorban atau shamak, yang merupakan hiasan kepala persegi panjang. Kerudung ini dikenakan untuk melindungi kepala dan wajah dari sinar matahari dan debu gurun. Bandana ini biasanya berwarna putih atau merah dengan motif kotak-kotak, namun ada juga jenis dengan motif lain. Ghutra ini dipasangkan dengan aghal, tali hitam yang digunakan untuk menahan ghutra pada tempatnya.
Penampilan pria yang mengenakan ghutra dan aghal memberikan kesan tradisional dan sekaligus terlihat bergaya dan fungsional. Keduanya merupakan simbol budaya dan identitas Arab Saudi.
2.3 Warna dan bahan: Pilih warna dan bahan yang sesuai sesuai dengan berbagai kesempatan
Pilihan pakaian pria Arab Saudi umumnya dibuat berdasarkan musim dan kondisi cuaca. Misalnya, warna putih merupakan pilihan yang bagus untuk dikenakan sehari-hari karena memantulkan sinar matahari dan menjaga tubuh tetap sejuk.
Namun pada lingkungan formal, warna gelap seperti hitam atau biru tua lebih sering digunakan untuk menciptakan suasana lebih formal dan elegan.
Selain itu, pria Arab Saudi masih mementingkan kenyamanan dalam memilih item pakaian. Kain katun atau linen biasanya digunakan karena nyaman dan menyerap keringat serta ideal untuk cuaca hangat. Terkadang pria Arab Saudi juga lebih menyukai kaftan yang terbuat dari bahan wool atau sutra sehingga memberikan penampilan yang cantik dan menarik bagi pria.
3. Gaya Busana untuk Pria Modern.
3.1 Kombinasi gaya tradisional dan modern
Meski pakaian tradisional seperti abaya dan abaya tetap menjadi gaya dominan pakaian pria Arab Saudi, namun tren fesyen modern juga mempengaruhi cara berpakaian pria di negara tersebut. Saat ini, sebagian pria lebih menyukai jas berdesain modern seperti jas tailored atau jas multi-warna.
Selain itu, pakaian yang stylish dan nyaman mulai populer di kalangan anak muda. Mereka memadukan pakaian kasual dengan pakaian kasual, mengenakan kaos dan celana panjang di bawah tunik, serta memadukannya dengan sepatu kets. Selain memberikan pandangan yang lebih positif, hal ini juga menunjukkan rasa bangga terhadap warisan budaya mereka.
3.2 Aksesoris dan gaya pribadi
Pria Arab Saudi tidak hanya memperhatikan pakaian utama tetapi juga aksesori yang akan melengkapi penampilan mereka. Jam tangan mewah, cincin dan parfum adalah beberapa aksesori yang sering digunakan untuk menambahkan sentuhan pribadi pada suatu pakaian.
Aksesoris ini tidak hanya memiliki fungsi dekoratif, tetapi juga mencerminkan status sosial dan kepribadian pemakainya.